Thursday, October 7, 2010

Ketika Allah Memilihmu


Ketika Allah Memilihmu Untukku




Padamu yang Allah pilihkan dalam hidupku..
Ingin ku beri tahu padamu..
Aku hidup dan besar dari keluarga bahagia..
Orang tua yg begitu sempurna..
Dengan cinta yg begitu membuncah..
Aku dibesarkan dgn limpahan kasih yang tak terhingga..
Maka, padamu ku katakan..
Saat Allah memilihmu dalam hidupku,
Maka saat itu Dia berharap, kau pun sanggup melimpahkan cinta padaku..
Memperlakukanku dgn sayang yang begitu indah..

Padamu yang Allah pilihkan untukku..
Ketahuilah, aku hanya wanita biasa dengan begitu banyak kekurangan dalam diriku,
Aku bukanlah wanita sempurna, seperti yang mungkin kau harapkan..
Maka, ketika Dia memilihmu untukku,
Maka saat itu, Dia ingin menyempurnakan kekuranganku dgn keberadaanmu.
Dan aku tahu, Kaupun bukanlah laki-laki yang sempurna..
Dan ku berharap ketidaksempurnaanku mampu menyempurnakan dirimu..
Karena kelak kita akan satu..
Aibmu adalah aibku, dan indahmu adalah indahku,
Kau dan aku akan menjadi 'kita'..

Padamu yg Allah pilihkan untukku..
Ketahuilah, sejak kecil Allah telah menempa diriku dgn ilmu dan tarbiyah,
Membentukku menjadi wanita yg mencintai Rabbnya..
Maka ketika Dia memilihmu untukku,
Maka saat itu, Allah mengetahui bahwa kau pun telah menempa dirimu dgn ilmuNya.. Maka gandeng tanganku dalam mengibarkan panji-panji dakwah dalam hidup kita..
Itulah visi pernikahan kita..
Ibadah pada-Nya ta'ala..

Padamu yg Allah tetapkan sebagai nahkodaku..
Ingatlah.. Aku adalah mahlukNya dari tulang rusuk yang paling bengkok..
Ada kalanya aku akan begitu membuatmu marah..
Maka, ketahuilah.. Saat itu Dia menghendaki kau menasihatiku dengan hikmah,
Sungguh hatiku tetaplah wanita yg lemah pada kelembutan..
Namun jangan kau coba meluruskanku, karena aku akan patah..
Tapi jangan pula membiarkanku begitu saja, karena akan selamanya aku salah..
Namun tatap mataku, tersenyumlah..
Tenangkan aku dgn genggaman tanganmu..
Dan nasihati aku dgn bijak dan hikmah..
Niscaya, kau akan menemukanku tersungkur menangis di pangkuanmu..
Maka ketika itu, kau kembali memiliki hatiku..

Padamu yang Allah tetapkan sebagai atap hunianku..
Ketahuilah, ketika ijab atas namaku telah kau lontarkan..
Maka dimataku kau adalah yang terindah,
Kata2mu adalah titah untukku,
Selama tak bermaksiat pada Allah, akan ku penuhi semua perintahmu..
Maka kalau kau berkenan ku meminta..
Jadilah hunian yg indah, yang kokoh…
Yang mampu membuatku dan anak-anak kita nyaman dan aman di dalamnya..

Padamu yang Allah pilih menjadi penopang hidupku…
Dalam istana kecil kita akan hadir buah hati-buah hati kita..
Maka didiklah mereka menjadi generasi yg dirindukan syurga..
Yang di pundaknya akan diisi dgn amanah-amanah dakwah,
Yang ruh dan jiwanya selalu merindukan jihad..
Yang darahnya mengalir darah syuhada..
Dan ku yakin dari tanganmu yg penuh berkah, kau mampu membentuk mereka..
Dengan hatimu yg penuh cinta, kau mampu merengkuh hati mereka..
Dan aku akan selalu jatuh cinta padamu..

Padamu yang Allah pilih sebagai imamku…
Ku memohon padamu.. Ridholah padaku,
Sungguh Ridhomu adalah Ridho Ilahi Rabbi..
Mudahkanlah jalanku ke Surga-Nya..
Karena bagiku kau adalah kunci Surgaku..

Ketika Allah Memilihmu Untukku..

Padamu yang Allah pilihkan dalam hidupku..
Ingin ku beri tahu padamu..
Aku hidup dan besar dari keluarga bahagia..
Orang tua yg begitu sempurna..
Dengan cinta yg begitu membuncah..
Aku dibesarkan dgn limpahan kasih yang tak terhingga..
Maka, padamu ku katakan..
Saat Allah memilihmu dalam hidupku,
Maka saat itu Dia berharap, kau pun sanggup melimpahkan cinta padaku..
Memperlakukanku dgn sayang yang begitu indah..

Padamu yang Allah pilihkan untukku..
Ketahuilah, aku hanya wanita biasa dengan begitu banyak kekurangan dalam diriku,
Aku bukanlah wanita sempurna, seperti yang mungkin kau harapkan..
Maka, ketika Dia memilihmu untukku,
Maka saat itu, Dia ingin menyempurnakan kekuranganku dgn keberadaanmu.
Dan aku tahu, Kaupun bukanlah laki-laki yang sempurna..
Dan ku berharap ketidaksempurnaanku mampu menyempurnakan dirimu..
Karena kelak kita akan satu..
Aibmu adalah aibku, dan indahmu adalah indahku,
Kau dan aku akan menjadi 'kita'..

Padamu yg Allah pilihkan untukku..
Ketahuilah, sejak kecil Allah telah menempa diriku dgn ilmu dan tarbiyah,
Membentukku menjadi wanita yg mencintai Rabbnya..
Maka ketika Dia memilihmu untukku,
Maka saat itu, Allah mengetahui bahwa kaupun telah menempa dirimu dgn ilmuNya.. Maka gandeng tanganku dalam mengibarkan panji-panji dakwah dalam hidup kita..
Itulah visi pernikahan kita..
Ibadah pada-Nya ta'ala..

Padamu yg Allah tetapkan sebagai nahkodaku..
Ingatlah.. Aku adalah mahlukNya dari tulang rusuk yang paling bengkok..
Ada kalanya aku akan begitu membuatmu marah..
Maka, ketahuilah.. Saat itu Dia menghendaki kau menasihatiku dengan hikmah,
Sungguh hatiku tetaplah wanita yg lemah pada kelembutan..
Namun jangan kau coba meluruskanku, karena aku akan patah..
Tapi jangan pula membiarkanku begitu saja, karena akan selamanya aku salah..
Namun tatap mataku, tersenyumlah..
Tenangkan aku dgn genggaman tanganmu..
Dan nasihati aku dgn bijak dan hikmah..
Niscaya, kau akan menemukanku tersungkur menangis di pangkuanmu..
Maka ketika itu, kau kembali memiliki hatiku..

Padamu yang Allah tetapkan sebagai atap hunianku..
Ketahuilah, ketika ijab atas namaku telah kau lontarkan..
Maka dimataku kau adalah yang terindah,
Kata2mu adalah titah untukku,
Selama tak bermaksiat pada Allah, akan ku penuhi semua perintahmu..
Maka kalau kau berkenan ku meminta..
Jadilah hunian yg indah, yang kokoh…
Yang mampu membuatku dan anak-anak kita nyaman dan aman di dalamnya..

Padamu yang Allah pilih menjadi penopang hidupku…
Dalam istana kecil kita akan hadir buah hati-buah hati kita..
Maka didiklah mereka menjadi generasi yg dirindukan syurga..
Yang di pundaknya akan diisi dgn amanah-amanah dakwah,
Yang ruh dan jiwanya selalu merindukan jihad..
Yang darahnya mengalir darah syuhada..
Dan ku yakin dari tanganmu yg penuh berkah, kau mampu membentuk mereka..
Dengan hatimu yg penuh cinta, kau mampu merengkuh hati mereka..
Dan aku akan selalu jatuh cinta padamu..

Padamu yang Allah pilih sebagai imamku…
Ku memohon padamu.. Ridholah padaku,
Sungguh Ridhomu adalah Ridho Ilahi Rabbi..
Mudahkanlah jalanku ke Surga-Nya..
Karena bagiku kau adalah kunci Surgaku..

Ketika Allah Memilihmu Untukku..

Padamu yang Allah pilihkan dalam hidupku..
Ingin ku beri tahu padamu..
Aku hidup dan besar dari keluarga bahagia..
Orang tua yg begitu sempurna..
Dengan cinta yg begitu membuncah..
Aku dibesarkan dgn limpahan kasih yang tak terhingga..
Maka, padamu ku katakan..
Saat Allah memilihmu dalam hidupku,
Maka saat itu Dia berharap, kau pun sanggup melimpahkan cinta padaku..
Memperlakukanku dgn sayang yang begitu indah..

Padamu yang Allah pilihkan untukku..
Ketahuilah, aku hanya wanita biasa dengan begitu banyak kekurangan dalam diriku,
Aku bukanlah wanita sempurna, seperti yang mungkin kau harapkan..
Maka, ketika Dia memilihmu untukku,
Maka saat itu, Dia ingin menyempurnakan kekuranganku dgn keberadaanmu.
Dan aku tahu, Kaupun bukanlah laki-laki yang sempurna..
Dan ku berharap ketidaksempurnaanku mampu menyempurnakan dirimu..
Karena kelak kita akan satu..
Aibmu adalah aibku, dan indahmu adalah indahku,
Kau dan aku akan menjadi 'kita'..

Padamu yg Allah pilihkan untukku..
Ketahuilah, sejak kecil Allah telah menempa diriku dgn ilmu dan tarbiyah,
Membentukku menjadi wanita yg mencintai Rabbnya..
Maka ketika Dia memilihmu untukku,
Maka saat itu, Allah mengetahui bahwa kaupun telah menempa dirimu dgn ilmuNya.. Maka gandeng tanganku dalam mengibarkan panji-panji dakwah dalam hidup kita..
Itulah visi pernikahan kita..
Ibadah pada-Nya ta'ala..

Padamu yg Allah tetapkan dia sebagai nakhodaku..
Ingatlah.. Aku adalah makhlukNya dari tulang rusuk yang paling bengkok..
Ada kalanya aku akan begitu membuatmu marah..
Maka, ketahuilah.. Saat itu Dia menghendaki kau menasihatiku dengan hikmah,
Sungguh hatiku tetaplah wanita yg lemah pada kelembutan..
Namun jangan kau coba meluruskanku, karena aku akan patah..
Tapi jangan pula membiarkanku begitu saja, karena akan selamanya aku salah..
Namun tatap mataku, tersenyumlah..
Tenangkan aku dgn genggaman tanganmu..
Dan nasihati aku dgn bijak dan hikmah..
Niscaya, kau akan menemukanku tersungkur menangis di pangkuanmu..
Maka ketika itu, kau kembali memiliki hatiku..

Padamu yang Allah tetapkan sebagai atap hunianku..
Ketahuilah, ketika ijab atas namaku telah kau lontarkan..
Maka dimataku kau adalah yang terindah,
Kata2mu adalah titah untukku,
Selama tak bermaksiat pada Allah, akan ku penuhi semua perintahmu..
Maka kalau kau berkenan ku meminta..
Jadilah hunian yg indah, yang kukuh…
Yang mampu membuatku dan anak-anak kita nyaman dan aman di dalamnya..

Padamu yang Allah pilih menjadi penopang hidupku…
Dalam istana kecil kita akan hadir buah hati-buah hati kita..
Maka didiklah mereka menjadi generasi yg dirindukan syurga..
Yang di pundaknya akan diisi dgn amanah-amanah dakwah,
Yang ruh dan jiwanya selalu merindukan jihad..
Yang darahnya mengalir darah syuhada..
Dan ku yakin dari tanganmu yg penuh berkah, kau mampu membentuk mereka..
Dengan hatimu yg penuh cinta, kau mampu merengkuh hati mereka..
Dan aku akan selalu jatuh cinta padamu..

Padamu yang Allah pilih sebagai imamku…
Ku memohon padamu.. Ridholah padaku,
Sungguh Ridhomu adalah Ridho Ilahi Rabbi..
Mudahkanlah jalanku ke Surga-Nya..
Kerana bagiku kau adalah kunci Syurgaku..

dipetik dari : KLIK SINI

Sunday, August 29, 2010

Ramadhan-Ukhuwah terus Mantop

Sehari Bersama iLuvIslam
www.iluvislam.com
Oleh: Setiausaha Event Team Malaysia
Editor: azzahra_solehah

14 Ogos 2010 - Alhamdulillah, dengan izinNya,event Team iLuvislam.com telah Berjaya menganjurkan Dialog Krew (DK3) buat kali ke-3 pada hari sabtu lepas (14 Ogos 2010) bermula pada jam 9.00 pagi dan berakhir pada jam 4.30 petang. Program ini dijalankan di Masjid Muaz Bin Jabal, Setiawangsa. Sepanjang program ini, pelbagai aktiviti dijalankan bertujuan untuk memantapkan ukhuwah sesama krew.

Selepas beberapa aktiviti riadah, sesi pertukaran hadiah sudah menjadi seperti resam dalam program DK ini dimana setiap krew perlulah membawa hadiah untuk ditukarkan sesame krew secara rawak. Istimewanya acara ini adalah kerana setiap hadiah hendaklah dibalut dengan surat khabar.

DK3 kali ini diakhiri dengan diskusi sesama krew bagi menbincangkan masalah dalam organisasi, memberi pandangan dan cadangan untuk memantapkan organisasi iLuvislam.com dimasa hadapan.

Diskusi dimulakan dengan kata-kata aluan oleh Presiden iLuvislam.com, Saudara Imran Koyube kemudian sesi suai kenal bagi krew-krew yang baru pertama kali menghadiri program iLuvislam.com

krew iluvislam yang ceria-ceria belaka

Selepas tamat DK3, program pada hari itu diteruskan lagi dengan B2B@Ramadhan kali ke-3. Program ini adalah anjuran iLuvislam.com dengan kerjasama karangkraf Sdn. Bhd. Melalui B2B ini, pengunjung iLuvislam.com dapat berkumpul beramai-ramai untuk merapatkan silaturrahim di alam realiti. Misi B2b adalah untuk mengumpulkan sebanyak mungkin pengunjung iLuvislam.com di seluruh dunia dalam sesuatu masa yang ditetapkan oleh penganjur.

Dalam sesi Sharing@B2B, iLuvislam menjemput Saudara Izwan, Kol. Hamdan dan Ustaz Shahrizan untuk menyampaikan sedikit perkongsian. Saudara Izwan berkongsi tentang pengalaman beliau ketika berada di luar negara serta mengenai betapa pentingnya pertambahan ilmu agama seiring dengan pertambahan usia.

Sesi sharing diteruskan lagi oleh Kol. Hamdan yang menceritakan tentang kepentingan komunikasi yang mantap antara anak dan Ibubapa mereka. Komunikasi yang berterusan akan merapatkan hubungan sesama anak dan keluarga. Ustaz Shahrizan pula berkongsikan pengalaman beliau sepanjang menjadi Imam di masjid beserta dengan sedikit nasihat yang bermanfaat.

Sebelum majlis berbuka, sedikit tazkirah Ramadhan telah disampaikan oleh Ustaz Shahrizan. Fokus utama dalam tazkirah Ustaz Shahrizan adalah mengenai kualiti ramadhan. B2B kali ini ditamatkan dengan Solat sunat tarawih secara berjemaah di Masjid Muaz B Jabal.


Krew, serta user bergambar bersama kol. Hamdan dan ustaz Shahrizan


krew muslimin yang mantop-mantop

Hikmah Bersahur

Assalamualaikum...

Apa kabar shbt2 semua?? bagaimana iman kita hari ni?? masih belum terlambat lg kiranya sy mengucapkn SELAMAT MENJALANI IBADAH PUASA...Sudah lama blog ini tidak di update...kekangan masa dan kerosakan laptop yg dialami lebih menyebabkan blog ini terus menyepi...=D

Sedikit perkongsian hari ini, diambil dari email YG iluvislam...semoga tazkirah ringkas ini menjadi titik tolak bagi kita dalam beramal sepanjang beberapa hari lagi utk menjalani ibadah puasa...topup banyak2 amal, utk menjadi bekalan di hari kemudian..insyaAllah...=D

**********

Salam Ramadhan, salam kemaafan dan selamat berpuasa buat sahabat semua, semoga Ramadhan ini menjadi satu dorongan untuk kita menjadi hamba Allah yang lebih baik dari sebelumnya, dalam ibadat dan akhlak serta umat Rasulullah SAW yang menjadikan Baginda contoh teladan dalam kehidupan kita sehari-hari.

InsyaAllah, pada hari ini saya ingin berkongsi bersama-sama dengan sahabat semua tentang kepentingan bersahur . Kalau ikut logiknya, dengan bersahur, ia akan memberi kita tenaga untuk melakukan aktiviti harian sepanjang kita berpuasa siang hari esoknya. Benar, jawapan ini memang rasional dan boleh diterima dek akal waras kita.

Tapi pernahkah kita terfikir, apakah “sebab sebenar” kenapa kita perlu bersahur? Ada apa dengan bersahur? Ada kaitan dengan agama ke? Kalau tak bangun sahur, tak pe ke?

Kalau dilihat dari sudut agama, orang Yahudi dan Nasrani (ahli kitab) juga berpuasa. Tetapi cara mereka berpuasa sedikit berbeza dengan ibadah puasa yang dikerjakan oleh kita umat Islam. Apa perbezaannya?

Tak lain tak bukan, perbezaanya adalah dengan adanya makan sahur. Puasa mereka tanpa disertakan dengan makan sahur, manakala dalam Islam, kita hendaklah bangun bersahur. Sesungguhnya amalan bangun sahur inilah yang membezakan antara puasa orang Islam dengan puasa orang Yahudi dan Nasrani (ahli kitab). Hal ini disebut dalam sabda Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Imam Muslim, yang bermaksud: “Perbezaan di antara puasa kami dengan puasa ahli kitab (Yahudi dan Nasrani) ialah adanya makan sahur.”

Di samping itu, sahur maerupakan satu rahmat dan berkat yang dikurniakan Allah ke atas umat Islam. Anjuran bersahur ini dapat dilihat dalam hadis Nabi bermaksud: “Makanlah sahur, sekalipun dengan seteguk air” (Hadis riwayat Ibnu Hibban). Hadis ini menunjukkan kepentingan bersahur kepada orang yang berpuasa, walaupun hanya dengan seteguk air.

Dalam hadis lain, Rasulullah SAW juga ada menyebut tentang kelebihan buat orang yang bersahur, (maksudnya): “Sesungguhnya Allah dan malaikat-Nya mengucapkan selawat (berdoa dan memohon daripada Allah akan keampunan dan keredaan) ke atas orang yang bersahur.” (Hadis riwayat At-Tabrani).

Justeru itu, lantaran kita bangun untuk bersahur adalah lebih baik jika kita menunaikan solat-solat sunat seperti solat sunat tahajjud, taubat dan sebagainya. Jika difikir-fikir semula, adalah amat susah dan merupakan satu cabaran untuk kita bangun seawal 4.30, 5.00 am bagi menunaikan perkara-perkara yang dituntut seperti ini di waktu bulan-bulan yang lain. Untuk itu peluang yang Allah beri untuk kita ini, haruslah untuk kita gunakan sebaiknya.

Sepertimana yang kita semua ketahui, Ramadhan adalah bulan yang penuh dengan keberkatan. Bulan yang disebut oleh Rasulullah saw sebagai "Bulan UmatKu", satu-satunya umat yang dikurniakan bulan mulia dalam sejarah kewujudan manusia.

Sebenarnya amalan bersahur adalah sunnah Nabi s.a.w dan diceritakan bahawa Rasulullah tidak pernah meninggalkan bersahur pada Ramadan. Rasulullah berpesan: “Bersahurlah kamu, kerana sesungguhnya dalam sahur itu terdapat keberkatan.’ (Hadis dicatatkan Bukhari dan Muslim )

Bersahur ada keberkatan. Persoalannya keberkatan yang bagaimana? Pertama mari kita tinjau lagi apa yang dikatakan oleh Rasulullah.

Dalam kitab Shahih al-Jaami’ ada direkodkan satu pernyataan Nabi yang katanya: “Sesungguhnya Allah dan malaikat-Nya berselawat (memohon rahmat) ke atas orang-orang yang bersahur.”

Masya-Allah, begitulah hebatnya bersahur. Amalan bersahur yang kita laksanakan itu bermakna kita telah menegakkan amalan sunnah Rasulullah dan ini juga satu pembuktian iman dan takwa.

Abu Sa’iad Al-Khudri r.a. meriwayatkan bahawa Rasulullah pernah mengatakan: “Bersahur itu semuanya berkat, maka janganlah kamu meninggalkannya sekalipun salah seorang kamu bersahur dengan seteguk air kosong, kerana sesungguhnya Allah dan malaikat-Nya memohon rahmat kebaikan kepada mereka yang bersahur.” Pernyataan hadis Nabi ini boleh kita rujuk dalam kitab Shahih At-Targhib Wa At-Tarhib.

Bersahur adalah satu ibadah dan melaksanakannya bermakna mencintai sunnah Rasulullah. Ia bukan sekadar memenuhi perut dengan makanan dan minuman. Mari kita hayati peringatan Allah kepada kita:

“Katakanlah, mahukah aku khabarkan kepadamu apa yang lebih baik daripada yang demikian itu? Bagi mereka yang bertakwa terdapat syurga di sisi Tuhan mereka mengalir di bawahnya sungai-sungai. Mereka kekal dalamnya. Mereka juga dikurniakan isteri-isteri yang suci serta mendapat keredaan Allah. Dan Allah Maha Melihat akan hamba-hamba-Nya, (iaitu) orang-orang yang berdoa, Ya, Tuhan kami, sesungguhnya kami beriman, maka ampunilah dosa-dosa kami dan peliharalah kami daripada seksa neraka. (Merekalah) orang-orang yang sabar, yang benar, yang taat, yang menafkahkan hartanya pada jalan Allah dan yang memohon ampun di waktu sahur.’(Maksud surah Ali Imran ayat 15-17).

Ayat Allah itu memberitahu kita bahawa waktu bersahur termasuk dalam saat yang terbaik dan yang paling afdal untuk memohon doa kepada Allah.

Jadi, dapatlah dikatakan amalan bersahur adalah anugerah Allah kepada kita yang berpuasa pada Ramadan dan janganlah kurniaan nikmat itu dilepaskan begitu saja. Manfaatkan dengan sepenuh ikhlas mengharapkan keredaan dan keberkatan Allah.

Semoga Ramadan tahun ini kita penuhi dengan segenap amalan wajib dan sunat semata-mata mengharapkan ganjaran pahala berganda di sisi Allah. Ini termasuklah dalam bangun bersahur. Ingatlah, bersahur itu satu ibadah dan amalan sunnah Rasulullah.

SEMOGA SETIAP PEKERJAAN YANG KITA LAKUKAN ITU SEMUANYA BERNILAI IBADAH DI SISI ALLAH SWT. Allahumma Ameen, Wallahua’lam..


Thursday, July 1, 2010

ARMADA 2010 Dalam Kenangan (part 2)

5 Jun (Sabtu)

5.30 pagi bangun dan bersiap2 utk solat subuh…masih kepenatan dan sakit kepala kerana memandu jauh…selepas solat, bersihkan diri dan bersiap kami bersarapan sekeluarga…. 8.00 pagi, senam robik…mengeluarkan peluh, semangat btul adik2 bersenam robik…senam robik di conduct oleh akmal dan khabir…dekat setengah jam juga bersenam robik, kemudian meneruskan aktiviti dgn lawatan ke IKS…kami ke kilang kuih (bersebelahan dgn rumah mak angkat sy), kilang menjahit baju secara pukal, dan kilang kerepek…byk input dan info yg diterima melalui lawatan ni…seronok2, sambil melihat sekeliling kampung…


Kemudian kami menaiki feri…feri yg menjadi penghubung antara sabak bernam dan perak…semua macam teruja je, ye la cume naik feri dlm 5 minit tibe2 dh sampai perak…huu..(semua ke?? Ntah2 sy je yg teruja..=P). Selepas itu masing2 pulang ke rumah utk makan tengah hari dan solat…balik rumah, tolong mak masak plak…rajin tau anak2 angkat mak ni…hehe..


Selepas zohor ada slot Mari Mengaji bersama ustazah Nanie dan Ustazah Hazirah…hehe…dtg kg sg panjang, nanie dan zirah terus jadi ustazah…ramai kanak2 (umur antara 5-12 tahun) yg dtg, seronok barangkali ada kakak dan abg yg melayan dan mengajar mereka mengaji dan solat….nakal pula tu adik2 ni, yg bersabar masih terus bersabar melayan mereka…sy terkecuali kerana perlu menyiapkan tempat utk petangnye bg aktiviti sukan rakyat…terlepas peluang nk jadi ustazah, hehe…bengkel Mari Mengaji selesai pada jam 4.30 petang…mengingatkan adik2 agar dtg petang ni dan mengajak ibubapa utk menyertai sukan rakyat…


Selepas asar, saya dan shbt2 uitm yg lain mula mengaturkan tempat bagi sukan rakyat…agak kelam kabut sikit (sbb sy ni mg kalut orgnye…huhu)…nasib baiklah lutfi, sulaiman, hasanah dan syazwani sgt rileks orangnye…=) Sukan rakyat, bg kaum ibu dan remaja kami sediakan permainan ala2 music chair…seronok gak la tgk anak2 berebut…bkn berebut kerusi, tp berebut ibu2 setelah music dihentikan…bg kanak2 pula, pd mulanya main tapak gajah…namun disebabkan mereka kecik dan x pandai main, akmal yg sgt mesra dgn budak2 tukar permainan lain…x igt permainan ape, yg pasti kanak2 tu seronok sbb dilayan oleh akmal dan hasanah…hehe


Bagi remaja lelaki pula, pada mulanya main galah panjang…tapi atas sebab2 tertentu (lutfi kata sbb susah sgt nk lepas) akhirnye mereka tukar permainan kepada main baling selipar…ok la tu, janji korg happy dan dpt mengeratkan silaturrahim…dekat pukul 6.30 ptg baru semuanya selesai..Peserta ARMADA dan AJK2 dijemput ke rumah Mak sy utk makan laksa…


Beriya-iya mak sy masak laksa…dari pagi dia dok sibuk cakap nk masak laksa n jemput semua peserta ARMADA dtg makan…igtkn dia saje cakap, rupenya betul2…tengah hari tu sy dan Diana dah tolong sikit2 sediakan bahan utk digunakan…mak x bagi kami sibuk2, asyik suh rehat je…kitorg plak segan, hehe..lepas sukan rakyat, hamper kesemua peserta ARMADA dtg makan laksa kt rumah…mak seronok, tersenyum je dia…Alhamdulillah, dlm keadaan kesihatan mak yg x stabil masih sanggup masakkan utk kawan anak2 angkat dia…hehe


Malamnye pula ade forum perdana…membincangkan ttg masalah sosial masa kini…agak kepenatan setelah sehari bertungkus lumus ke sana ke mari…huhu…tapi seronok dan seronok…Alhamdulillah… 11.30 mlm semua aktiviti selesai dan pulang ke rumah…

6 Jun (Ahad)

Sarapan pagi bersama keluarga…Mak masak mee goreng hari ni, sedap…selepas itu ade kenduri rakyat dan gotong royong…peserta dibahagikan kepada dua kumpulan, utk bergotong royong dan menolong persiapan kenduri rakyat…seekor lembu Berjaya ditumbangkan, dan saya membantu melapah daging lembu nk masak sup…pengalaman mengajar erti kedewasaan (xde kena mengena…hak3)…seronok borak2 dgn makcik2 kampung, dorg bercerita pasal bahasa dan bangsa..majoriti penduduk kampung tu ramai jawa...=)


Tengah hari ade kenduri kawin di kampung tu…saya ikut adik angkat dan makcik milah ke kenduri tu…tengah hari dh pesan kt mak, jgn masak…sbb hari ni kami masak sup (ceh, poyo je guna kami..padahal sy x masak pntolong potong daging je)..selepas solat zohor, penduduk kampung dijemput ke surau utk makan sup…selepas itu ade Bengkel Mari Mengaji…Petangnye gempur kampung…hantar brochure dan sup dari rumah ke rumah…sambil2 tu kami promosikan aktiviti2 akan dating seperti motivasi ibubapa, motivasi remaja dan explorace…ketuk pintu bg salam dan promosi “jom, pakat ramai2 turun aktiviti kami”…lebih kurang gitu la…=)


Malamnye pula ade motivasi bersama ibu bapa…seronok, even bujang lagi…tp x salah pn kite pergi motivasi tu…boleh cedok sikit2 utk mempersiapkan diri…hehe..


(Cerita kenangan, saya sendiri terlupa nak publish cerita ni...baru jumpa, publish la untuk kenangan sendiri)